Ads

Ads

Jumat, 03 April 2020

Dua Orang Crazy Rich Akan Bersatu Memenangkan PILKADA Kota Solok

21.02 - No comments





Geliat jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 kian terasa. Sejumlah bakal calon (balon) bupati dan wali kota pun telah mendaftar ke beberapa partai politik (parpol) yang telah mulai melakukan penjaringan kandidat.

Di Kota Solok, riuh Pilkada sudah terasa sejak sebulan belakangan. Apalagi, besar kemungkinan Wali Kota Solok Zul Elfian tidak lagi maju dan justru berencana bertarung di Kabupaten Solok.

Tanpa Disangka, orang yang awalnya tidak akur, sekarang akan bersatu untuk memenangkan PILKADA Kota Solok Tahun ini.

Prof. Dr. Riki Wahyoni ST. MT  merupakan Crazy Rich IX Korong akan berduet dengan Dra. Beby Mocha yang merupakan Crazy Rich Pandan.. Mengenai kesiapannya menghadapi Pilkada 2020, ia yakin akan menang.

Apabila nanti terpilih sebagai wakil walikota, Riky berjanji akan majukan perekonomian warga Solok seperti Singapura.

“Kita harus menjawab tantangan hari ini untuk memajukan ekonomi rakyat melalui basepeda. Nanti kita akan majukan sektor persepedaan kita seperti Singapura,” tuturnya nya semangat.
Menurut pria bergelar Prof. Dan  lulusan terakhir di Universitas Antah Dima, Kota Solok memiliki potensi ekonomi yang bagus di sektor sepeda.

Selain itu, pada sektor kesejahteraan rakyat, baby mocha akan berusaha menekan angka perjombloan yang ada di kota solok. Ibu dari pandan city ini yakin Kota Solok akan menjadi icon dengan berkurangnya angka perjombloan di kota solok..

“saya yakin dengan kota solok yang bisa menekankan angka jomblo.. selain itu pada daerah laing, mngkn akan diperbanyak SAT POL PP supaya banyak yang bisa dinikah secara paksa.” Tutur buk beby..


[hnya untuk hiburan]

Rabu, 11 Februari 2015

Berapa banyak air yang harus diminum ketika kita berolahraga?

14.53 - No comments

Minum banyak air setelah berolahraga tentunya sudah menjadi insting bagi semua orang. Namun yang penting tak hanya minum setelah berolahraga, tetapi juga sebelum dan saat berolahraga. Kurang cairan saat berolahraga bisa menyebabkan pusing, sakit kepala, lelah kram, dan lainnya.

Dengan semakin banyaknya cairan yang diminum, tubuh akan semakin bertenaga dan berstamina untuk berolahraga. Lantas, berapa banyak air yang harus diminum saat olahraga? Ini jawabannya.

Sebelum olahraga

Minum sekitar setengah liter air saat satu atau dua jam sebelum olahraga. Minum lagi sekitar 0,2 liter 15 menit sebelum olahraga.

Saat olahraga

Minum sekitar 177 ml air setiap 15 menit sekali saat berolahraga. Jika Anda berolahraga dalam waktu yang lebih lama dan dalam cuaca yang panas, Anda bisa mengonsumsi sport drink atau minuman yang banyak mengandung elektrolit.

Setelah olahraga

Timbang berat badan sebelum dan setelah olahraga. Untuk setiap pon (0,5 kilogram) penurunan berat badan, Anda harus minum sekitar setengah liter air mineral atau sport drink.
Jangan sampai kekurangan cairan atau kelebihan cairan saat berolahraga. Kelebihan cairan juga bisa menyebabkan masalah pada kesehatan. Cara lain untuk mengecek apakah Anda masih kekurangan cairan atau kelebihan cairan adalah dengan melihat urine setelah berolahraga. urine yang berwarna gelap dan pekat menandakan kurang minum. Sementara urine yang terlalu jernih menandakan Anda kelebihan konsumsi air.

5 Pantai Terbaik Tempat Melihat Sunset Bali

14.34 - No comments
Bali selalu menarik hati dengan berbagai keindahan alamnya. Salah satu keindahan alam di Bali yang tidak boleh Anda lewatkan adalah sunset. Berikut 5 Pantai Terbaik Tempat Melihat Sunset Bali. Fenomena alam yang menjadi pertanda berakhirnya siang adalah matahari tenggelam.

Candi Nusa Peninda


Candi ini terletak di desa Ped yang kerap dikunjungi warga Hindu di Bali untuk berziarah. Candi unik ini dibangun di atas bebatuan yang terletak di sepanjang pantai laut.
Selain mengabadikan matahari tenggelam, Anda juga bisa memanjatkan doa untuk perlindungan dari segala penyakit dan kematian. Caranya? Anda hanya membutuhkan biaya sebesar Rp 40.000 untuk berlayar menggunakan perahu selama 90 menit dari Pantai Sanur, Bali.

Jembatan Reyot di Pantai Batu Belig

Jika ingin melarikan diri gerombolan wisatawan, Pantai Batu Belig menyediakan ketenangan yang Anda cari tersebut. Bahkan, ketika sampai, Anda telah disambut kursi-kursi pantai yang tersebar di sepanjang garis pantai. Menambahkan sedikit eksplorasi, Anda bisa bermain dan bergantung di atas jembatan kayu yang melewati sungai kecil. Pantai ini terletak di wilayah Seminyak, sekitar 20 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai jika menggunakan mobil.

Pantai Yeh Leh

Pernah berpikir bahwa batu besar merupakan penghalang kegiatan selama di pantai? Hal ini tidak berlaku di Pantai Yeh Leh. Bebatuan ini justru menjadi daya tarik utama. Setiap batu unik dan berbeda yang telah terbentuk setelah bertahun-tahun berdampingan dengan air laut.
Ingin tempat yang sempurna menikmati matahari terbenam? Pantai Yeh Leh berlokasi di tepi Denpasar-Gilimanuk di Jembrana.

Air Terjun di Pantai Melasti

Ingin lebih dari sekedar menyaksikan matahari tenggelam? Sepanjang sebaran pasir di Pantai Melasti terdapat harta karun terpendam, yaitu air terjun. Pemandangan matahari tenggelam, pasir, laut, dan air terjun? Bisa menjadi cover akun Facebook terbaik Anda!
Pantai Melasti ini terletak di sepanjang Jl. Padma, sekitar 13 menit dari bandara Bali.

Tanah Lot

Mungkin keanggunan yang dimiliki Tanah Lot sudah sering terdengar oleh telinga, namun memang Tanah Lot tak pernah gagal untuk membuat kagum pengunjungnya. Struktur yang tidak bisa, candi di atas batuan besar, dan pesona alam di sekitarnya membuat Tanah Lot kaya akan kecantikannya yang sungguh unik.
Tanah Lot bisa dijangkau dari Denpasar dengan arah menuju Tabanan dan Negara selama satu jam dengan menggunakan mobil. Jangan lupa untuk belok kiri di barat daya lampu merah Kedirir yang akan mengarahkan ke parkir Tanah Lot. Siapkan juga uang sebesar Rp 30.000 untuk masuk ke Candi ini.

Mau Tau Akal Bulus Sang Koruptor Hindari BUI?

10.25 - No comments

Komisi Pemberantasan Korupsi mulai memenuhi janjinya menyeret para tersangka korupsi yang masih berkeliaran bebas ke dalam penjara. Baru-baru ini tersangka yang baru merasakan berada di balik penjara KPK adalah bekas Ketua Komisi VII DPR sekaligus politikus Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana.

Namun, beberapa tersangka kasus korupsi mulai berulah. Salah satunya mantan Menteri Agama, Suryadharma Ali. Bekas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan itu kemarin mangkir dari panggilan pemeriksaan KPK sebagai tersangka. Alasan dipakai adalah sakit dan sedang dirawat.

Pekan lalu, SDA mangkir dari panggilan pemeriksaan KPK. Melalui pengacara yang sama, Andreas, dia berdalih bingung dengan isi surat panggilannya yang tertulis 'sebagai saksi buat tersangka SDA.' KPK pun mengakui ada kesalahan dalam surat itu.

SDA mengutus salah satu kuasa hukumnya, Andreas Nahot Silitonga, buat menjelaskan soal ketidakhadirannya. Menurut Andreas, kliennya sakit dan dirawat sejak kemarin di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre, Jalan H.R Rasuna Said, JakartaSelatan.

"Jadi kami hadir di sini untuk menyampaikan permohonan penundaan pemeriksaan Pak SDA. Rencananya Pak SDA akan diperiksa hari ini jam 10 tadi, cuma saya sudah mendapatkan kabar dari Pak SDA, kabar yang kurang baik, Pak SDA tidak dapat memenuhi karena sedang dirawat di Rumah Sakit. Kami memohon kepada KPK supaya pelaksanaan pemeriksaannya dapat diagendakan di lain waktu," kata Andreas kepada awak media di Gedung KPK, kemarin.

Namun saat didesak membeberkan sakit diidap kliennya, Andreas mengaku malah belum tahu hasil diagnosa dokter. Dia hanya mengatakan SDA sudah dirawat sejak Senin (9/2) sore dan meminta supaya KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap kliennya.

"Untuk sakitnya sampai sekarang saya juga belum tahu pasti apa alasan dirawat, cuma yang saya tahu informasinya dia sudah dirawat sejak kemarin sore. Rumah sakitnya di MMC sini, dekat kok," ujar Andreas.

Saat diminta menunjukkan surat keterangan sakit kliennya, Andreas mengaku tidak bisa memberikannya. Tetapi dia mengaku siap bila KPK memaksa meminta keterangan langsung dari dokter.

"Tadi sudah saya sampaikan, kita sudah berkoordinasi dengan dokter memang belum bisa dikeluarkan sampai kemarin. Jadi tadi sudah kita sampaikan kalau dokternya siap apabila KPK mau melakukan konfirmasi, silakan saja," sambung Andreas.

Namun ketika merdeka.com menghubungi pihak hubungan masyarakat RS MMC buat meminta konfirmasi, jawaban diterima justru berbeda. Mereka mengaku tidak tahu SDA benar dirawat di sana.

"Kita belum dapat info tuh," kata petugas humas RS MMC, Uci.

Jawaban Uci semakin membuat awak media bertanya-tanya di mana keberadaan SDA. Apalagi Andreas selaku kuasa hukum menyatakan pihak dokter siap memberikan keterangan bila dibutuhkan.

"Enggak. Memang belum ada infonya," lanjut Uci.

Andreas mengatakan, kliennya memang mengidap beberapa penyakit. Menurut dia, SDA memang kerap bolak-balik rumah sakit buat menjalani perawatan.

"Oh ada, dia sudah pernah. Yang pasti jantung. Pernah pembuluh darahnya diganti. Yang pasti juga ada gula, punya riwayat penyakit gula," ucap Andreas.

Setelah didesak apakah SDA memang berusaha menghindari proses hukum, Andreas mengakuinya. Menurut dia SDA memang tidak siap buat ditahan sebagai tersangka. Tetapi dia hanya meminta kliennya pasrah terhadap proses hukum.

"Intinya masalah siap atau tidak siap, saya rasa tidak ada orang yang siap untuk ditahan. Boleh ditanya sama siapapun juga, tidak ada siap untuk ditahan. Tapi saya katakan kepada klien saya bahwa ini adalah suatu proses yang bukan pilihan kita. Semua itu pilihannya pada KPK, kita hanya menjalani saja," sambung Andreas.

Andreas pun berusaha pasang badan buat kliennya ihwal dugaan adanya upaya SDA menghindari proses penyidikan. Dia mengatakan sakit kliennya bukan direkayasa.

"Intinya kita tidak tahu kapan kita mau sakit. Jadi ini bukan upaya untuk menghambat penyidikan," papar Andreas.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, menyatakan penyidik sama sekali tidak menerima surat keterangan sakit dari SDA. Dia menyatakan penyidik akan menjadwalkan ulang pemeriksaan buat SDA.

"Info yang diterima dari penyidik enggak ada keterangan. Akan dipanggil lagi, tapi saya belum tahu jadwalnya," tulis Priharsa melalui pesan singkat.

Di masa lalu, cara seperti ini pernah digunakan terpidana kasus suap izin lahan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Siti Hartati Tjakra Murdaya. Saat hendak diperiksa sebagai tersangka, istri pengusaha Murdaya Poo itu sempat berdalih sakit dan dirawat di Rumah Sakit Medistra, Jakarta. Tetapi ketika disambangi, pihak rumah sakit malah mengaku Hartati tidak dirawat di sana. Hartati kini sudah bebas lantaran mendapat remisi.

Kontes Ratusan "Duyung" Di Kolom Manusia.

10.10 - 1 comment
Ratusan 'duyung' pria dan wanita menceburkan diri maupun berjemur di pinggir kolam. Mereka adalah partisipan festival tahunan Merfest yang berlangsung di Cary, North Carolina Amerika, bulan lalu.

Seperti yang dirilis Dailymail, lebih dari 300 pria dan wanita mengikuti workshop bagaimana menjadi model di dalam air, menahan nafas maupun berenang dan menyelam.

Untuk menikmati pengalaman mengasyikkan itu, para peserta harus merogoh kocek hingga 2.500 pound sterling (sekitar Rp 31,7 juta). Selain menyiapkan ekor, para peserta juga menghias diri mereka dengan wig, tiara dan tentu saja bra kerang klasik.

Karena tidak mungkin memakai ekor duyung sendiri, setiap orang memiliki asisten yang bertugas untuk memakaikan ekor tersebut.

Untuk mempermudahnya, seorang mertender (asisten) akan menggunakan pelumas dan minyak kelapa saat memakaikannya.






Walikota Masih Temukan PNS yang tak disiplin

09.55 - No comments

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke instansi di jajarannya. Yang menjadi sasaran sidak kali ini adalah Kantor Camat Padang Utara, Selasa (10/2). Di sana, masih ditemukan sejumlah pegawai yang tak disiplin.

Kedatangan Walikota pukul 7.30 WIB secara mendadak di kantor camat tersebut, tak ayal membuat gelagapan sebagian pegawainya yang tengah bersiap untuk melaksanakan apel. Sementara masih didapati beberapa orang yang terlambat. Walikota Mahyeldi langsung memimpin apel didampingi Sekretaris Kecamatan karena Camat Teddy Antonius baru datang 15 menit kemudian, dan katanya telah meminta izin untuk suatu urusan di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA). Tujuh pegawai yang terlambat dan tiga orang tidak memakai atribut lengkap, mendapat teguran dari Walikota. Bahkan, dua di antaranya yang tidak memakai pin ‘Saya Anti Sogok’ dipakaikan pin oleh Walikota yang dilepas dari bajunya sendiri, dan satu lagi pin dari Kabag Humas dan Protokol Mursalim yang mendampingi sidak pagi itu.

“Pada sidak kali ini, masih saya temukan pegawai yang tidak disiplin. Selain datang terlambat, mereka ada yang tidak memakai atribut lengkap, seperti pin ‘Saya Anti Sogok’ dan lencana Korpri,” sebut Walikota.

Dia menyesalkan sikap tidak disiplin para Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut. Sebab, ketidakdisiplinan akan membuat terganggunya pelayanan publik dan tidak menjadi cermin profesionalnya aparatur pemerintah.

Apalagi, lanjutnya, pelayanan masyarakat lebih banyak bertumpu di kecamatan dan kelurahan. “Pelayanan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan dengan berbagai alasan membenarkan keterlambatan. Kita digaji untuk pelayanan, tunjukan kinerja yang baik,” tegas Walikota saat diwawancarai wartawan usai sidak. Mahyeldi juga menyebutkan, sidak seperti ini akan terus dilakukan guna menyasar pegawai-pegawai yang tak disiplin di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

PT. Semen Padang Mengadakan Acara Penghijauan Di Mesjid Raya Sumbar

09.50 - No comments

Penanaman pohon secara simbolis dilakukan Gubernur Irwan Prayitno bersama Direktur Utama PT Semen Padang Benny Wendry, Direktur Keuangan Tri Hartono Rianto, dan pejabat terkait pada Selasa (10/2).

“Kami berharap dengan penanaman pohon ini dapat memberi kesejukan bagi jemaah yang berkunjung dan beribadah di Masjid Raya Sumbar. Jika ada kesempatan dan masih ada lahan yang tersedia, kami berharap agar diberi kesempatan lagi menanam pohon di lingkungan Masjid Raya,” kata Benny Wendry. Hadir pada acara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Hendri Octavia, Kepala Bapedalda Asrizal Asnan, Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumbar Yulius Said, dan jajaran staf Semen Padang. Pada penanaman secara simbolis itu ditanam 50 pohon filicium.

Benny Wendry mengungkapkan, PT Semen Padang setiap tahunnya mentradisikan penanaman pohon baik di lingkungan internal maupun eksternal pada hari kampanya K3 Nasional dan Bulan Mutu PT Semen Padang. “Perusahaan berkomitmen turut serta menjaga kelestarian lingkungan sebagai salah satu perwujudan dari visi perusahaan, peduli terhadap lingkungan dan triple bottom line perusahaan, konsen pada kelestarian planet,” katanya. Pada kampanye dalam rangka bulan K3 tahun lalu, PT Semen Padang melakukan penanaman pohon di kampus Universitas Bung Hatta Air Pacah, Pantai Padang. Sepanjang 2014 ditanam 6.950 batang pohon. Pada Oktober 2014, PT Semen Padang melakukan penanaman 180.000 batang pohon di lahan 275 hektare yang tersebar di Lubuk Paraku, Sitinjau, Kecamatan Lubuk Kilangan seluas 115 Ha, daerah Batubusuk dan Gadut Kecamatan Pauh seluas 160 hektare.

Penanaman pohon ini merupakan tindak lanjut Izin Pinjam pakai kawasan hutan 242,3 hektare untuk ketersediaan bahan baku Semen Padang. Pohon yang ditanam terdiri dari mahoni, surian, bayur dan meranti serta tanaman multipurpose tree seeds (MPTS) atau buah-buahan seperti duku, manggis, durian, petai dan jengkol. Aktivitas penanaman ini dilaksanakan atas tiga tahapan, tahap pertama penanaman yang dilakukan pada September hingga Desember 2014. Tahap kedua pemeliharaan tahun pertama di 2015 dan tahap ketiga pemeliharaan tahun kedua di 2016. Menjelang akhir 2016 akan dilakukan penilaian terhadap keberhasilan pelaksanaan aktivitas tersebut. Untuk kegiatan ini dialokasikan dana Rp2 miliar yang terdiri dari biaya penanaman pohon serta biaya pemeliharaan selama 2 tahun. Irwan Prayitno menyatakan apresiasinya kepada PT Semen Padang yang ikut mendukung program pemerintah melakukan penghijauan. “Kami berterimakasih pada Direksi Semen Padang yang telah proaktif mendukung program pemerintah. Karena dengan dukungan semua pihak, bupati, walikota, jajaran TNI/Polri, BUMN/BUMD, dan lembaga masyarakat program penanaman satu miliar pohon dapat dicapai,” ujar Gubernur. Gubernur juga berharap PT Semen Padang dapat meningkatkan Mutu dan K3, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi daerah, dan negara.

E-mail Newsletter

Sign up now to receive breaking news and to hear what's new with our website!

© 2014 Sumbar Update. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9
Powered by Blogger.
back to top